Di kos-kosan ada beberapa kucing liar datang dan pergi. Kecuali si ronaldo ini, dia stay dan akrab dengan kami. Dia adalah anak kucing yang diselamatkan dari gang kos-kosan. Kami memiliki gang kos-kosan selebar setengah meter yang mati aksesnya. Beberapa anak kucing suka terjebak di sana, kalau gak dikeluarin bisa mati kelaparan. Selama aku kos di sini sudah empat kali kami melakukan penyelamatan. Setiapkali ada bunyi ngeong-ngeong dari balik tembok, maka kami berpandangan heran; again?
Ronaldo kucing kedua. Biasanya kami ber empat atau berlima membentuk tim rescue kitten. Kayak pramuka. Kami mengumpulkan peralatan; beberapa jarik kami , warisan leluhur biasa buat selimut tidur saat kangen dengan rumah orangtua, diikat jadi alat memanjat. Jaket tebal dan tas besar untuk menangkap kucing biar tidak berontak. Ada yang merayap dengan kain jarik ditali temali, turun ke gang lewat lobang angin berukuran 40 x 60. Kalian bisa mbayangin betapa kerasnya usaha kami. Yang di dalem menahannya agar jarik bisa dijadikan tempat berpijak, kemudian kucing ditangkap, didekap dengan jaket tebal biar tidak berontak, dimasukkan dalam tas besar seperti buntalan. Habis itu, dilepaskan. Dan kami berakhir di tempat laundry; empat jarik dilepaskan dari ikatan, satu tas besar, dan 1 jaket tebel. 2 kilogram ditimbangan laundry dengan memesan pewangi dengan aroma lavender. Begitu berulangkali. Alasan itu membuat kami memiliki koneksi dan chemistry dalam pergaulan kos-kosan. Sesuatu untuk dilakukan bersama.
Awalnya anak-anak lantai atas menamakan dia herman, tapi jadi gak valid karena mereka memanggil semua kucing dengan sebutan itu. Waaah jadi gak distingtif dong, akhirnya mba yuni kasih nama dia, felix. Dia kucing laki-laki yang tampan. Kulitnya bersih terang keemasan, buntutnya panjang sempurna serta memiliki bulu putih menyerupai kaus kaki pendek di kedua kaki depan. Dan kaus kaki panjang di dua kaki belakangnya. Dia suka bermain-main, bergelendotan, mencakar dan mencengkeram kaki-kaki kami. Mungkin maksudnya tidak mencakar tapi menyentuh dengan ujung-ujung kaki depannya. Umurnya masih Abege bagi kucing. Sepertinya dia belum pernah kawin. Dia masih bayi dan mengeong dengan suara bayi kucing waktu kami selamatkan dari gang.
Akhirnya, suatu malam, setelah melakukan pembicaraan panjang (dihadiri oleh aku, mba yuni dan mba dentina) kami sepakat, nama felix diganti Ronaldo. Kenapa? Karena dia memiliki sifat-sifat yang mirip dengan ronaldo(cristiano ronaldo adalah pemain gelandang popular saat ini. sekarang sih gabung jadi bagian los galakticos, real Madrid. Dia jagoan banget mendrible bola, pencetak gol yang andal, salah satu pemain terbaik dunia dan memecahkan rekor transfer termahal sepanjang hayat di muka bumi. oiya paling penting lagi, ganteng. Kalau gak percaya lihat papan baliho merek shampoo pria di perempatan MM jakal deh. Dia sangat tahu pesona dan kompetensinya susah ditandingi, karena itu seringkali bikin ulah; entah skandal skandal asmara atau curang dalam permainan. Misalnya, skandal asmara dengan berbagai selebritas, pesta seks, menjebak Rooney dengan diving agar dikeluarkan dari lapangan saat pertandingan piala dunia 2006. sejak saat itu dia terkenal suka diving. dia mau diving atau menonjok hidung lawan sampe berdarah, kenyataanya dia memang hebat. Dan punya banyak alasan agar orang-orang memaklumi ulah bandelnya. Dia bukan orang jahat tapi suka kenakalan. Dia terbiasa mendapatkan privilege; pemakluman dari public sepakbola) karakter seperti ini yang dimiliki oleh ronaldo di kos-kosan kami.
Ronaldo sangat dekat dengan kami. Pada umumnya karakter kucing memang cepat beradaptasi dengan manusia. Ronaldo di kos kami tidak mewakili karakter kucing rumahan ataupun kucing liar. Dia tidak melihat kami sebagai ancaman seperti layaknya kucing-kucing liar lainnya, mengeong, mengajak bermain dan menyusup disekitar kaki-kaki kami. Walaupun suka mengajak bermain, anehnya ronaldo tidak suka dipangku dan digendong.
Dia selalu penasaran kalau ada benda yang bergerak-gerak, dikira mainan. Saat siang dia cari makan, beberapa anak kos(terutama mba yuni, si penyayang kucing. Aku kagum dengan caranya memperlakukan kucing) membelikannya ikan. Ronaldo kelihatan bukan kucing liar tapi juga bukan kucing rumahan. Selain karena penampakan fisiknya istimewa, dia juga lucu, suka mengajak bermain. Dia bisa mengangkat bola bekel dengan dua kaki lho. Dan kalian bisa memancingnya agar berjalan dengan dua kaki belakangnya. Sayangnya, dia gak suka digendong.
But cat will be cat; dia mengendus apa saja, seperti orang penasaran. Mencakar kaki-kaki kami karena dikira mainan. Mencuri makan malam bungkusan di meja, saat yang punya masih mandi. Mengacak-ngacak tempat sampah mencari sisa tulang. Semua itu benar-benar menjengkelkan. Kami menggertaknya, mengusirnya dari meja, atau menendang dengan kaki(semalem, tanganku sebelah kiri dan jari tengah kanan dicakar sampe berdarah karena main-main dengannya. Perih. Sekarang udah kukasih alkohol dan pake tensoplast kok.)
Walaupun kami sering memarahinya, tetap saja ronaldo bermuka innocent, menggelendot di bawah kaki-kaki dan mengajak bermain. Kami akan segera memaafkannya dan membiasakandiri dengan resiko dicakar. Seperti halnya seberapa besar kami menyayanginya, dia akan tetap bandel (mencakar dan mencuri ikan makan malam) Haaah ronaldo, dia berasa di rumah sendiri, gak bisa dipercaya, berlagak seenaknya. Dia benar-benar bergaya paling popular, selalu ingin dimaklumi.
Beberapa temenku risih didekati kucing selain juga alasan kesehatan(resiko toksoplasma). Seperti kebiasaan Ronaldo menyentuh kaki dengan ujung cakarnya. Temenku menggerakkan sapu untuk mengalihkan perhatian. Ternyata Ronaldo berpikir sedang diajak bermain-main dengan ujung sapu. Dia melompat-lompat mengikuti ujung sapu. Hahaha temenku itu jadi kesal. Kalau sudah begini keadaanya, kami ada beberapa tips menghadapi Ronaldo.
Kasus 1. Gimana kalau dia mengincar kakimu untuk dijadikan mainan? Pada prinsipnya, Ronaldo hanya penasaran. Jika tertarik bermain-main dengannya bersiaplah dengan resiko dicakar. Yaah kadang kalian tidak menginginkan bermain denganya, kalian hanya perlu bertahan sebentar dari endusan dan cakarannya. Okay gaya bertahan seperti itu memang menyakitkan dan membutuhkan kesabaran tapi lihatlah usaha kalian. Diam aja jangan berekspresi apapun nanti juga bosan sendiri. Dia akan cari yang lain;kaki oranglain atau hal-hal lain yang membuatnya tertarik. Karena menunjukkan ekspresi perlawanan bagi karakter seperti ronaldo tidak berlaku efektif. Dia akan semakin penasaran. Jangan-jangan dia emang sengaja ganggu biar digertak. Ronaldo akan semakin eksis kalau dilawan. Cara paling ampuh membuatnya frustasi adalah mengacuhkannya.
(kalau kalian tidak bisa bertahan seperti kasus diatas, maka gunakan tips kasus kedua dibawah ini)
Kasus 2. Gimana kalau Ronaldo mengincar makananmu? Kalau ada yang dibagi, kasih aja. Atau usaha yang lebih keras, belikan dia makanan. Dia akan makan disekitarmu, mengeong senang kemudian dia akan minta lagi. Terutama jika pemberian kalian tidak membuatnya kenyang. Tapi kalau tidak ada atau tidak mau dibagi, keluarkan dia dari ruangan dan tutup pintu. Atau jangan makan di dekat dia, pindah di ruangan lain atau pergi sejauh-jauhnya. Dan kukira, usaha yang kedua ini cara favorit banyak orang.
PS; apa yang kalian bayangkan tentang kucing?
Recent Comments