Aku bosan. Aku bosan. Kata Nilam, karena aku tidak mau beranjak dari kursiku dan berjalan-jalan keluar ruangan.
Masih ada yang kukerjakan, belum selesai, kataku
Makanya bosan
Benar juga, sebenarnya aku membosankan dengan tidak beranjak dari kursiku. Bosan tingkat dewaa. Aku menengok kegiatan di ruangan samping. Sebuah kantor yang orang-orangnya dibayar untuk tersenyum, mengurusi orang-orang, ummm maksudku international affairs. Kantornya Nilam.
Ternyata sedang ada persiapan program baru di kantor itu. Semacam english club yang isinya mahasiswa lokal dan interlokal dalam satu komunitas permainan. Konsepnya begitu.
Aku melihat mas Wiwid dan Nilam, berunding. Persisnya, Nilam agak grogi dengan program pertamanya :P dan Mas Wiwid memberi dorongan. Aku juga ikut-ikut jadi suporter.
Sebelumnya, Nilam mengajakku ke ruangannya akan menunjukkan rekaman beberapa lagu yang dinyanyikannya. Aku tertarik, dan menuju ruang samping. Sembari mendengar Mas wiwid dan Nilam berunding, aku kopi lagunya. Nilam menyanyi kemudian direkam. Ada empat lagu....
Ini salah satunya:
Enjoy it, Nilam pintar menyanyi loohh.. :P


yes, just face it Nil....:P
Posted by: museum cerita | Dec 20, 2011 at 11:48 AM
hahahhahahahaaahhhh... tengkyuh mba izzaaaahhh! aku sekarang udah ga terlalu nervous deh! i'm good at it as i just realized it wakkakakka bego dah gua :p
Posted by: Nilam Hamid | Dec 20, 2011 at 11:38 AM