Aku pulang ke kos setelah maghrib. Ada yang kukerjakan diluar sana hingga petang begini baru pulang. sewaktu membuka pintu, aku menemukan kantong plastik bening dengan jajanan di dalamnya. Kantong plastik itu dicantolkan di gagang slot pintu kamarku. Sampai kamar aku buka... ada suratnya segala. Ternyata dari si penganten baru sobatku, Dinar. Ini dia suratnya:
Ini dia kleci buatan tetangga Dinar di Muntilan, rasanya manis.
Wah penganten baruuu. Alhamdulillah. Aku telah mengenal mereka berdua lama sekali, hampir sama dengan lamanya aku tinggal di Jogjakarta. Dinar dan aku melewati susah senang anak kos-kosan, mahasiswa kere jaman perjuangan.
Semoga pernikahan kalian berkah. Mwah mwah....:D


nanaaaaaa, i love you...
kita berjalan dari kos di pasar maling suatu malam, memasak sayur sop dini hari :), berbagi kere diakhir bulan hehehe
melihatmu selalu ada harapan....;)
Posted by: museum cerita | Dec 22, 2011 at 03:47 PM
< Izzaaaaaaaaaaaaah....membaca ceritamu membuatku berkaca-kaca terharu mengenang kebersamaan kita waktu kuliah dulu...>
Posted by: Dinar Hati | Dec 22, 2011 at 03:32 PM