Sehabis bangun pagi hari sabtu tersiar kabar kalo adjie massaid meninggal karena jantung akut. Kami membicarakan wafatnya selebritas Jakarta itu sambil sarapan. Hingga penutupan konferensi isu semakin menghangat. kami masih saling berbisik di kursi-kursi kami.
Siangnya aku dan temen-temenku menjerit-jerit seperti kesurupan di trans studio. Dipermainkan fantasi: ketakutan dan kegirangan secara bersamaan. Hampir sama seperti di dufan kami menjumpai Roller coaster, dragon tower, sepeda angkasa dll Permainan yang disengaja untuk mengelabui kita semua. Walau dari perjalanan tadi kami tahu di luar hujan deras. Suara gemuruh dan petir tidak berhenti sejak semalem. Tapi begitu saja lupa saat di wahana permainan, in door dengan kelap-kelip bintang mainan di atasnya. Setelah kelelahan jam tiga sore kami menuju bandara. jantung kami masih berdegup kuat karena kesurupan di dalam sana, kami mempertaruhkan jantung kami. apalagi setelah tahu kalau penyebab kematian adjie massaid adalah jantung koroner. ehem jantung kami masih sehat, semoga. Penerbangan kami masih jam 7 malem. Jam 5 kami check in tiket menuju jogja, nongkrong dulu di salah satu corner. Kami terbengong disana sampai lama karena pesawat kami delay hingga jam 10 malam. Hujan seharian mempengaruhi jalur penerbangan makassar-jogja. Beresiko jika pesawat dibiarkan terbang.
Selama nongkrong itu temen yang duduk disampingku masih bermuka penasaran. Dia bertanya-tanya terus padaku soal kematian adjie massaid. Aku agak ngantuk dan kecapekan bermain-main tadi. Aku ingin pertanyaannya segera berakhir, aku menjawab jurus andalan: misteri.
“kenapa ya dia meninggal?”
“jantung koroner ..”
“wah tapi kenapa ya..dia masih muda”
“yaaah, mungkin itu salah satu misterinya. kematian kan misteri.”
”dia kan bisa check up di klinik, kalau udah ngerasa gejalanya. Jantung itu bisa diperiksakan sedini mungkin....”
”ya siiih...” komentarku.
Temenku mulai bercerita tentang perilaku hidup sehat dan kecenderungannya. Kami berdua sedang terlibat dalam survey rumah tangga. Selain pendapatan-pengeluaran rumah tangga, pendidikan, jaringan sosial, salah satu pointnya juga tentang perilaku kesehatan. Kami menjelaskan(oke, menemukan) realitas lapangan tentang perilaku masyarakat melalui generalisasi survey. Temenku ingin bilang padaku bahwa segala sesuatunya bisa dijelaskan. Hehehe otakku sedang runyam.
Umm, tidakkah kita bisa berlindung pada mukjizat? Atau misteri?
Kurasa aku tidak punya taring dengan misteri tadi. Kami didunia penelitian selalu menjelaskan banyak hal. Menjawab banyak hal. Mempertanyakan banyak hal. Bahkan yang sering dianggap tidak rasional menjadi rasional(kalau pake perspektif weber).
Terkadang, aku merasa kurang artistik. Karena segala sesuatu bisa terbolak-balik.
Misalnya, di televisi semalem aku melihat salah satu penulis sejarah china di jakarta memaparkan temuannya, bahwa komunitas orang-orang china jarang mengidap penyakit karena selalu minum teh. Asumsi awalnya begitu. Yang membedakan komunitas warga asli jakarta dengan komunitas china waktu itu adalah kebiasaan minum teh. Komunitas china yang sering minum teh ini jarang mengidap penyakit terutama masalah pencernaan. Dari sini, kesimpulan awalnya adalah teh berkhasiat menangkal beberapa jenis penyakit. Dikuatkan, termasuk diantaranya penelitian yang menyebutkan tentang khasiat teh. Teh menjadi salah satu komoditas dengan temuan itu. Akan tetapi penelitian selanjutnya menemukan; ternyata bukan khasiat teh yang paling berpengaruh terhadap daya tahan tubuh komunitas china waktu itu. Tapi kebiasaan minum teh harus melewati memasak air terlebih dahulu. Sehingga bakteri dalam air mati dalam keadaan air mendidih. Sedangkan komunitas warga selain china kebiasaanya jarang memasak air minumnya terlebih dahulu. Sehingga gampang terserang penyakit terutama soal pencernaan.
Dengan penemuan yang terakhir, isu tentang khasiat teh diganti dengan kebiasaan menjerang air sebelum diminum.
Itu kenapa saat penelitian mengenai kesehatan isu tentang memasak air terlebih dahulu menjadi poin pertanyaan penting. Sehingga menjadi salah satu program pemerintah terutama menteri kesehatan, meteri lingkungan hidup dan menteri energi tentang isu konsumsi dan sumber air.
Dan sodara-sodara sekalian yang budiman, untuk mencapai penemuan terakhir tersebut telah melewati beberapa waktu dan entah berapa kali penelitian. Tidak secara instan terjawab. Sejarah selalu punya jawaban. Entah kenapa sejarah selanjutnya seringkali berupa antitesis dari temuan sebelumnya. Atau kalian pasti akan gampang menerima, jika ingat temuan klasik sepanjang hayat kopernicus atas temuan sebelumnya. Tentang semesta. Oh iya juga, Sejarah orde baru saat era reformasi. Tentang politik.
Dan dimana misteri? Dimana mukjizat? Tidakkah kamu jadi cadas, dangkal dan kurang memiliki imajinasi spiritual?
you have guilty, using a mystery to answer your research question. Especially if you live in scientific world.
Tapi dimana misteri?
Ummmm,....
Misteri adalah ..........................
Kenapa Adjie Massaid meninggal?
Jantung koroner akut
Kenapa adjie massaid tidak memeriksakan kesehatan sedini mungkin?
Oke, mari kita susun pertanyaan dan wawancarai Angelina Sondakh :)....


lewat sms,temenku, warda:http://ini-wardha.blogspot.com/, bilang kalo kematian adji massaid karena jantung yang disebabkan kebanyakan minum minyak goreng Sunco hehehehehe http://www.youtube.com/watch?v=kSYqvhMhKtw.
info: adjie massaid adalah bintang iklan minyak goreng. di iklan tersebut adjie meminum minyak goreng, untuk meyakinkan ke pemirsa kalo minum minyak kayak gitu gpp
ihhhhhh
Posted by: museum cerita | Feb 23, 2011 at 02:48 PM